Miniatur pengantin: perempuan berkebaya gading dan laki-laki berbeskap dan blangkon, berdiri di jalan batu depan joglo kayu saat sore.

The Wedding of

Ghiya & Ayu

Sebuah Doa

وَمِنْ ءَايَـٰتِهِۦٓ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًا لِّتَسْكُنُوٓا۟ إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَـٰتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ ٢١

Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.

QS. Ar-Rum: 21

Dengan memohon rahmat dan ridho Allah SWT, kami bermaksud mengundang Bapak, Ibu, dan Saudara untuk hadir di pernikahan putra-putri kami:

Ayu Alwiyah

Putri dari Alm. Bapak Agus Tamrin & Ibu Surini

RT 01 RW 03, Dukuh Keden, Desa Watu Bonang, Kec. Badegan, Kab. Ponorogo

Sugiyatno

Putra dari Bapak Narto & Ibu Kasiyem

RT 03 RW 11, Dusun Jelok, Desa Tokawi, Kec. Nawangan, Kab. Pacitan

Pasangan pengantin miniatur duduk berdua di kursi pelaminan dalam pendopo kayu, diapit kembar mayang dan lentera.

Acara

Akad Nikah
09.00 WIB
Resepsi
11.00 WIB
Hiburan: hadroh (pagi), dangdut (siang)
Kediaman Mempelai WanitaRT 01 RW 03, Dukuh Keden, Desa Watu Bonang, Kec. Badegan, Kab. Ponorogo

Lokasi

Kediaman Mempelai Wanita

RT 01 RW 03, Dukuh Keden, Desa Watu Bonang, Kec. Badegan, Kab. Ponorogo
Buka Google Maps(membuka tab baru)
Pasangan pengantin miniatur kembali berdiri di depan joglo, seperti di awal undangan.

Matur nuwun sampun kersa rawuh.

Ghiya & Ayu